-->

Rabu, 24 November 2021

6 Peperangan Laut Terbesar Dalam Peradaban

 


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Halo sob, peperangan adalah salah satu peristiwa yang tidak bisa dihindarkan dari zaman dahulu seperti perang, Badar, Salib, Perang Dunia I, Perang Dunia II, serta Perang Dingin. Peperangan biasanya dilakukan di daratan karena wilayahnya yang mudah di kontrol oleh setiap pasukan yang berperang. Peperangan tidak saja terjadi di daratan namun juga terjadi di lautan yang luas dengan kapal dan meriam yang siap ditembakkan apalagi jika dalam perang tersebut faktor alam juga ikut campur pasti dibutuhkan siasat strategi yang bagus.

Selanjutnya, mari kita bahas 7 peperangan terdahsyat dalam peradaban

1. Pertempuran Teluk Leyte

Pertempuran Teluk Leyte (dok: wikipedia)

Pertempuran Leyte sebuah pertempuran yang digadang-gadang sejarawan menjadi peperangan laut paling besar di dunia. Pertempuran ini dilakukan antara pasukan sekutu Amerika Serikat dan Australia melawan pasukan Jepang pada tanggal 23 - 26 Oktober 1944 yang terjadi di teluk leyte, dekat wilayah Filiphina, Samar dan Luzon. Pertempuran ini terjadi ketika pasukan Sekutu ingin menguasai wilayah Filiphina namun naasnya disaat yang sama pihak Jepak juga memiliki niat yang sama ingin menguasai Filiphina akhirnya terciptalah pertempuran ini. Pertempuran ini dimenangkan oleh pihak Sekutu Amerika dan Australia, meskipun saat itu Jepang memiliki banyak armada yang dikerahkan namun pihak sekutu unggul dalam penerapan strategi 

Akibat dari perang ini banyak korban berjatuhan jumlah orang yang gugur sebanyak 70 juta manusia, wahh mengerikan ya sob. Selain banyaknya korban jiwa kedua belah pihak juga mengalami kerugian materil, kerugan yang tecatat:
  • Sekutu: 1 kapal pengangkut ringan,2 kapal perusak, 2 kapal pengawal, dan sekitar 200 unit pesawat hancur.
  • Jepang: 1 kapal induk, 3 kapal perang, 3 kapal pengangkut ringan,10 kapal penjelajah, 11 kapal perusak, serta 300 unit pesawat hancur.
2. Pertempuran Salamis

Ilustrasi pertempuran salamis (dok:wikipedia)

Pertempuran Salamis adalah pertempuran yang dilakukan oleh bangsa Yunani melawan Persia berlangsung pada tahun 480 SM. Pertempuran ini sangat penting dalam perkembangan bangsa barat karena jika seandinya Yunani kalah dalam pertempuran ini bisa dipastikan sekarang bangsa eropa tidak akan menjadi bangsa yang kuat. Pertempuran ini dilakukan di Selat Salamis dan kemenangan diraih oleh bangsa Yunani. Kemenangan ini terjadi saat kapal-kapal dari Yunani menghalangi laju kapal dari bangsa Persia, dikarenakan selat itu sempit membuat armada persia yang jumlahnya banyak mengalami kesulitan saat bermanuver celah tersebut digunakan bangsa Yunani untuk melakukan serangan balasan. Dampaknya Persia kehilangan 300 armada kapal timbanding melanjutkan peperangan yang tidak menguntungkan alhirnya pihak Persia mundur berbalik ke Asia.

Ilustrasi kejadian peperangan (dok: wikipedia)

3. Pertempuran Kepualauan Aegates

Pertempuran ini berlangsung pada tahun 241 sebelum masehi, perang ini melibatkan angkatan perang kartago dan bangsa Romawi. Kartago adalah sebuah kota besar dan kuat yang terletak di dekat pantai tunisa pendirian kota ini dilakukan oleh bangsa Fenisia pada abad ke 9 SM. Peperangan ini berlangsung lama mulai dari tahun 264 SM sampai 241 SM dikarenakan bangsa Romawi ingin mempeluas wilayahnya pemenang dari perang ini adalah bangsa Romawi, dengan itu juga Romawi memperkuat posisinya sebagai bangsa yang kuat.

4. Pertempuran Aktion

Ilustrasi pertempuran actium (dok:Wikipedia)


Pada 2 September 31 SM meletuplah perang saudara antara Octavianus dan Marc antony yang bekerjasama dengan istrinya Ratu Cleopatra VII dari dinasti ptolemaik di mesir. Setelah pembunuhan Julius Caesar pada 44 SM terbentukalah pemerintahan kedua dengan 3 penguasa yaitu Octavianus yang menjadi pewaris resmi, menjaga provinsi-provinsi bagian barat, Marc Antony menjaga wilayah bagian Timur dan Marcu Aelimuis Lepidus memipin Afrika Utara. Namun muncul ketegangan diantara Octavim dan Antony  

Marc Antony memiliki 2 istri namun istri pertamanya diceraikan yaitu Octavius saudara dari Octavianus, dan menikah lagi dengan Cleopatra VII. Pernikahan kedua itu lah yang membuat dalih Octavianus untuk berperang karena Romawi menyakini bahwa Antony ingin menjadikan Cleopatra VII sebagai penguasa di Roma. Maka dari itu kubu Octavianus mempersiapkan tentara yang dipimpin oleh Marcus Vipsanius Agrippa, Sedangkan kubu Antony sudah bersiap di Teluk Ambracia. Setelah Agrippa mengalahkan Sossius yang menjadi komanda dari kubu Antony, kubu antony mengalami kemunduran oleh sebab itu Antony mulai mempersiapkan tentaranya untuk berperang

Pada 2 September 31 SM semua armada yang dimiliki Antony keluar dari pelabuhan dan memulai peperangan dengan armada Antony yang berukuran besar dan kuat yang dinamakan quinqueremes namun memiliki kekurangan saat bermanuver karena badanya yang besar. Sedangkan arma yang dimiliki Octavianus lebih kecil tpi mudah untuk bermanuver setelah berperang cukup lama armada Octavianus menunjukkan kemenganya. Antony yang melihat hal tersebut langsung melarikan diri dengan 40 kapal yang tersisa.  Sebelum perang dimulai Cleopatra meninggalkan Antny sendirian untuk melawan Octavianus. Antony yang melarikan diri dari pertempuran langsung mengejar kekasihnya yaitu Cleopatra setelah mereka bertemu Antony marah kepada Cleopatra namun akhirnya mereka berdamai, mereka pun melarikan diri ke Mesir

Pengejaran dari armada Octavianus untuk memburu Antony masih berlanjut, saat armada tersebut hampir sampai di Alexandria, Mesir tanpa disangka Antony bunuh diri karena melihat kekuatan dari armada Octavianus dan juga sekutu yang selama ini membantu mulai meninggalkanya melihat Antony bunuh diri, Cleopatra belajar dari kematian kekasihnya dan akhirnya dia juga memutusskan untuk bunuh diri. Hal ini menyebabkan semakin kuatnya pemerintahan Octavius dan mengubah Romania yang awalnya republik menjadi kekaisaran. Pertempuran ini mengakibatkan kerugian dari 2 belah pihak, Antony kehilangan 5000 pasukan dan 300 kapal hancur atau ditangkap sedangkan Octavianus kehilangan 2500 pasukanya.

5. Pertempuran Trafalgar

Ilustrasi Pertempuran Trafalgar (dok: WIkipiedia)

Pertempuran Trafagar merupakan pertempuran yang melibatkan antara Angkatan Laut Inggris melawan Prancis dan Spanyol. Pertempuran ini berlangsung pada 21 Oktober 1805 tempatnya berada di Cape Trafalgar, Spanyol antara Cadiz dan selat Gibralta. Angkatan Laut Inggris memebawa armadanya yang berjumlah 27 kapal  dibawah perintah Laksamana Horatio Nelson dan Spanyol bersama Prancis membawa armada berjumlah 33 kapal. Pertempuran ini memerlukan waktu sekitar 5 jam, menghancurkan 19 kapal dan merenggut nyawa manusia sebanyak 1500 dari pihak inggris terbunuh.

Pertempuran ini dimenangkan oleh pihak Inggris, meskipun Inggris mendapatkan kemenangan namun nyawa Laksamana Nelson tidak tertolong karena di ditembak oleh penembak jitu dari Prancis, ia meninggal sekitar 30 menit sebelum kemenangan. Dengan kemengan ini Inggris sudah berhasil menghalangi niat Napoleon untuk menginvas wilayah Inggris.

6. Pertempuran Jutland

Ilustrasi pertempuran Jutland (dok: narasisejarah.id)

Pertempuran Jutland adalah salah satu pertempuran pada masa Perang Dunia ke I. Peperangan ini berlangsung selama 72 Jam lebih tepatnya pada tanggal 31 Mei sampai 1 Juni 1916 melibatkan 2 kubu yaitu Inggris dengan dibawah komando Laksamana Sir Jhon Jellicoe dengan Royal Navy melawan Jerman  dibawah komando Laksamana Madya Reinhard Scheer. Dinamakan pertempuran Jutland karena posisinya berada di lepas pantai barat Jutland wilayah Denmark. Pertempuran ini awalnya karena inggris ingin mencegah jerrman yang mengganggu jalur perdagangan laut dengan blokade lautnya. Saat ingin melakukan pertempuran Jerman mempersiapkan sekitar 100 kapal dengan personil yang berjumlah 45.000, Inggrispun tidak mau kalah , negara ini membawa 151 kapal dengan 60.000 personil.

Padal 31 Mei 1916 pukul 13: 30 kedua belah pihak ini saling mendekat namun belum mengetauhi lokasi masing-masing, kemudian kedua kubu ini melihat uap kapal diantara mereka sehingga membuat jerman mengirimkan 2 torpedo boat untuk menvistigasi hal itu sedangkan Inggris juga mengeluarkan 2 kapal HMS Galatea dan HMS Phateon saat itu kedua belah pihak semakin menegang namun setelah diselidiki, uap kapal tersebut berasal dari uap kapal kecil dengan bendera denmark hal ini menyebabkan orang di kapal tersebut kaget karena tanpa disadari mereka dikelilingi oleh banyak kapal perang. Kalau kalian di posisi ini gimana sob. Sebenarnya admin kasihan pada kapal uap kecil ini nggak tahu apa-apa malah masuk ke wilayah perang dikelilingi banyak kapal perang pula wkwk.

Pada menjelang malam kedua kubu ini mulai kehilangan dalam hal informasi satu sama lain karena malam hari mengganggu pengeliahatan mereka pada waktu-waktu ini kedua kubu hanya saling mencari informasi dan akhirnya terjadi pertempuran kembali. Jerman yang sudah mulai kualahan akhirnya mundur tapi Inggris belum mengetauhi kalau Jerman mundur setelah beberapa saat akhirnya Inggris mengetauhi kalau Jerman menarik semua kapalnya untuk kembali akhirnya Inggris melakukan pengejaran. Pengejaran Inggris tidak membuahkan hasil apapun dan akhirnya memutuskan untuk kembali saja. Kerugian Inggris dalam perang ini adalah kehilangan 3 Battlecrusher, 3 Crusher, dan 3 Destroyer untuk jumlah nyawa yang meninggal sekitar 6,768 orang. Kerugian Jerman dalam perang ini adalah kehilangan 1 Battleship, 1 Battle cruisher, 4 Light Cruisher, 5 Torpedo Boat untuk jumlah nyawa yang melayang sekitar 3.058 nyawa. Hasil dari pertempuran ini adalah tidak diketauhi karena kedua negara ini merasa bahwa dirinya masing-masing menang.


Gimana Sob pembahasan peperangan laut ini. semoga menambahkan kita ilmu ya dan kita tetap berdoa agar bumi kita ini diselesaikan dari peperangan yang masih berlanjut sampai sekarang.


Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Dalam blog ini kita sama-sama akan mengulas perbedaan budaya dan interaksi sosial antar satu negara dan negara lain, keberbedaan tersebutlah yang menarik untuk kita semua ketauhi. Dalam arus peradaban yang semakin maju akankah budaya di negara luar sana dan budaya dalam negeri bisa mempertahankan eksistansinya?.

0 comments:

Posting Komentar

Contact Us

Email :

wahyuadjin17@gmail.com