-->

Kamis, 16 Desember 2021

Bencana Kecelakaan Dengan Korban Terbanyak Dalam Sejarah

 


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabrakatuh.


Setiap perbuatan yang dilakukan manusia pastinya pernah mengalami kegagalan atau malfungsi entah dalam memasukkan program dan program itu mengalami malfungsi sendiri atau kesalahan yang disebabkan oleh kelalaian manusia, lebih dikenal dengan human error. Kecelakaan juga bisa terjadi karena faktor lain seperti pengaruh dari cuaca yang bisa menyebabkan bencana alam muncul dengan sendirinya. Tidak ada yang tahu kapan datangnya kecelakaan ini, kita harus selalu berhati-hati dalam bertindak dimanapun. Dalam sejarah banyak sekali kecelakaan-kecelakaan di darat maupun di laut dan merenggut banyak nyawa manusia bahkan menjadi kecelakaan terbesar dalam sejarah. Kali ini kita akan membahas tentang kecelakaan yang merenggut banyak nyawa dalam sejarah umat manusia Let’s Goo.


1. Bencana Chernobyl


Suasana Chernobyl
Suasana chernobyl (dok: pixabay)

Kecelakaan pertama adalah bencana Chernobyl yang diakibatkan oleh ledaknya reaktor nuklir berada di ukraina, pada saat itu ukraina masih bersatu dengan uni soviet. Penyebab bencana ini karena terjadinya ledakan pada reaktor nomer 4 di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir tanggal 26 April 1986 pukul 1.23 (UTC+3) dini hari. Sebanyak puluhan pekerja meninggal dunia ditempat dan sekitar 500 ribu meninggal karena efek radiasi dari nuklir serta sebanyak 8,5 juta orang terpapar radiasi ini, angka kematianpun meningkat, karena hal tersebut kecelakaan ini memakan korban terbanyak dalam sejarah manusia. Setelah beberapa tahun dampaknya masih bisa dirasakan walaupun sudah berkurang.


Pemaparan radiasi nuklir ke tubuh manusia mengakibatkan kecacatan pada tubuh bahkan sampai terkena kanker. Para peneliti mengungkapkan daerah sekitar dari ledakan reaktor nuklir tidak bisa ditinggali sampai 20.000 tahun kedepan. Daerah di sekitar bekas ledakan nuklir disebut dengan daerah zona eksklusi, zona ekslusi memiliki radius sejauh 30 Km, daerah ini memiliki tingkat radius nuklir sangat tinggi sampai membuat pohon-pohon yang hidup mengalami kematian dan berubah warna menjadi kemerahan.


Hutan Chernobyl
Hutan chernobyl (dok: pixabay)

International Atomic Energy Agency (IAEA) mengklaim bahwa bencana ledakan reaktor nuklir di Chernobyl masuk kedalam kecelakaan tingkat 7 menandakan peristiwa ini berdampak besar bagi Kesehatan dan lingkungan. Catatan sejarah mengatakan ledakan ini lebih besar 200 kali dari bom atom yang dijatuhkan di wilayah Nagashaki dan Hiroshima. Radioaktif yang keluar dari hasil ledakan menyebar ke penjuru wilayah Barat Rusia, Eropa timur, Inggris bahkan Amerika Timur. Dikatakan sampai saat ini 97% radioaktif masih terbkubur dibawah tanah Chernobyl dan dilakukan penyegelan dengan membuat sarkofagus berukuran besar. Seiring berjalanya waktu Masyarakat yang  berasal dari Chernobyl mulai pindah ke area luar dari zona eksklusi.

 

2. Kecelakaan Kapal Titanic


Kapal Titanic
Kapal titanic (dok: pinterest)

Titanic adalah salah satu kapal besar dari 3 kapal Samudra Olympic yang dibuat oleh perusahaan perkapalan Britania White Star Line dengan memakan waktu dari 1909 sampai 1911 dikerjakan oleh Harland and Wolff di Belfest. Titanic mengalami kecelakaan saat pelayaran perdananya tepatnya pada 15 April 1912 saat kapal ini menabrak gunung es di wilayah Samudra Atlantik Utara pukul 23.40 (UTC-3), tabrakan disertai gesekan tersebut membuat plat lambung dari kapal Titanic melengkung kedalam dan mengalami kebocoran hal ini menyebabkan air dari laut masuk kedalam kapal. 


Sebelum kapal ini  menabrak gunung es, sebuah kapal di jalur lintasan yang sama memberitahu melalui radio tentang adanya gunung es, namun kru kapal tidak menanggapi pesan itu dan mengiraukanya. Tenggelamnya kapal Titanic memakan waktu sekitar 2,5 jam setelah air masuk dari lambung kapal, tepat pukul 2.20 Titanic terbelah menjadi 2 bagian dan tenggelam, 1000 lebih orang terjebak didalam kapal kehilangan nyawa mereka karena terkena hipotermia akut, penyebabnya ketika tubuh mereka bersentuhan langsung dengan dinginya air  Samudra Atlantik dalam waktu yang lama.


Kapal ini mulanya menampung orang dengan kapasitas sebesar 2.224 penumpang, namun total nyawa terselamatkan hanya sekitar 700-an orang. Penumpang yang selamat kebanyakan dari kaum perempuan karena saat menurunkan sekoci penyelamat mematuhi protokol “Wanita dan anak-anak dahulu”. Banyak korban meninggal karena kurangnya fasilitas dan kelengkapan dari alat penyelamat bahkan dikatakan sekoci penyelamat  hanya berjumlah 20 dengan total kapasitas sekitar 1.178 orang, hanya setengah lebih sedikit dari jumlah penumpang di kapal Titanic. Tenggelamnya kapal Titanic berpengaruh kepada kegiatan ekonomi dan bisnis dunia karena banyak orang kaya yang kehilangan nyawanya saat insiden ini terjadi.


3. Ledakan Gudang Senjata China


Ilustrasi ledakan gudang senjata di china
Ilustrasi ledakan gudang senjata di china (dok: pixabay)

Ledakan Gudang senjata china adalah kecelakaan ledakan terbesar dalam sejarah manusia dan bisa dianggap sebagai kecelakaan dengan korban terbanyak, bertempat di daerah Wanggongchang, Distrik Xicheng, China pada 30 Mei 1626 sekitar jam 9 pagi. Kerusakan menjadi lebih besar karena dalam gudang tersebut terdapat banyak benda-benda yang mudah terbakar dan meledak seperti adanya bubuk mesiu, meriam, panah dan senjata lainya. Penyebab utama mengapa Gudang bisa meledak belum pernah terungkap sampai sekarang, terdapat beberapa teori mengenai ledakan ini, teori pertama mengatakan disebabkan oleh kesalahan dalam penanganan bubuk mesiu, jika hal tersebut terjadi seharusnya ledakan tidak sampai mempengaruhi daerah sekitarnya. Yang kedua adalah teori mengenai serpihan meteor yang jatuh dan menabrak pabrik ini.


Kejadian tersebut menewaskan banyak korban jiwa bahkan tercatat hampir 20.000 orang meninggal seketika saat terjadi ledakan. Semua yang berada sekitar radius 2 kilometer terangkat dan berhamburan entah itu manusia ataupun benda-benda disekitarnya. Dikatakan suara dari ledakan ini terdengar sampai 2.000 kilometer sedangkan gelombang kejutnya sejauh 150 kilometer. Jika hal tersebut adalah fakta, peneliti menganggap hal itu sama dengan ketika 20.000 ton TNT diledakkan secara bersamaan atau contoh simple nya ledakan gudang senjata china ini hampir setara dengan bom atom Hiroshima pada tahun 1945.


4. Tragedi Gas Bhopal


Bekas pabrik Union Carbide India Limited
Bekas pabrik Union Carbide India Limited (dok: wikipedia.com)

Negara yang terkenal dengan Bollywoodnya ternyata pernah mengalami bencana besar tidak mengenakkan, digadang-gadang ini adalah bencana terburuk dalam perindustrian. Pada tanggal 2-3 Desember 1984 pernah terjadi bencana kebocoran gas di pabrik pestisida Union Carbide India Limited (UCIL) yang bertempat di Bhopal, Madya Pradesh, India. Kebocoran gas ini dipicu oleh sebuah zat kimia yang digunakan untuk pembuatan pestisida bernama Methyl Isocyanate (MIC), tangki yang berisi MIC sebanyak 40 ton gas kemasukan air dengan jumlah banyak, karena MIC dan air tidak bisa bersatu seperti halnya minyak dan air, maka seketika tangki tersebut meledak sehingga gas MIC menyebar ke penjuru daerah di sekitarnya sampai radius sekitar 24 kilometer persegi atau jarak dari pabrik tersebut ke kota Bhopal sekitar 4,8 kilometer.  Setelah kejadian itu pabrik langsung dilakukan penutupan serta pengiriman pakar medis ke tempat kejadian untuk melakukan penyelidikan. Pabrik ini didirikan semenjak tahun 1970 namun kerugian karena para petani India tidak mempunyai uang untuk membeli bahan pestisida, akhirnya pabrik ditutup pada tahun 1980-an. Setelah penutupan bahan-bahan kimia di pabrik ini tidak pernah dikeluarkan atau dirawat hanya dibiarkan saja sampai akhirnya rusak dan menyebabkan bencana.


Efek kesehatan kebocoran gas bhopal
Efek kesehatan kebocoran gas bhopal (dok: pulitzercenter.org)

Korban yang ditimbulkan dari gas awan beracun ini sekitar 3.787 nyawa menghilang seketika menurut catatan pemerintahan Madya Pradesh. 558.128 orang mengalami cedera, 38.478 orang mengalami cedera sementara, 3.900 orang mengalami cedera parah sampai kecacatan permanen. Diperkirakan 8.000 orang meninggal dunia dalam jangka waktu 2 minggu. Kepanikan menjadi salah satu faktor banyaknya nyawa tidak tertolong karena dalam keadaan panik mereka berlarian dan mengambil nafas sebanyak banyaknya sedangkan udara di sekitar mereka sudah tercemar limbah, faktor lainya adalah kejadian ini berlangsung saat dini hari dan sebagian masyarakat belum bangun dari tidurnya sehingga mereka tidak mengetauhi keadaan sekitar. Korban yang mengalami kematian tubuhnya akan berubah warna menjadi merah keungu-unguan. Kebocoran gas oleh yang disebabkan oleh perusahaan Union Carbide India Limited, membuat mereka mengganti kerugian sebesar $470 kepada masyarakat India.


5. Ledakan di Pelabuhan Halifax


Ledakan halifax
Ledakan halifax (dok: nytimes.com)

Siapa ini sob yang sudah pernah berlayar menggunakan kapal ke tempat-tempat wisata, namun bagaimana jika kapal yang kalian tumpangi menabarak kapal lai, tentunya hal ini mengakibatkan nyawa dari penumpang menjadi terancam. Peristiwa meledaknya kapal di pelabuhan Halifax adalah salah satu contohnya. Pada tahun 1917 terjadi ledakan dahsyat disebabkan ketidaksengajaan dikarenakan kecelakaan tertubruknya 2 kapal yaitu Kapal Mont Blanc dengan Kapal SS Imo. Kapal Mont Blanc saat itu sedang mengangkut berbagai macam bahan mudah meledak seperti 35 ton cairan bensin bahan bakar benzol, TNT seberat 200 ton, 2.300 asam pikrat basah dan kering (bahan peledak yang gampang untuk menguap dan digunakan dalam peluru artileri), nitroselulosa, dan 10 bahan peledak tinggi, Sedangkan kapal SS Imo adalah kapal pengangkut  bahan bantuan ke wilayah yang terdampak perang.


Pada tanggal 6 Desember 1917 sekitar pukul 09.00 pagi Kapal Mont Blanc ingin berlayar kembali ke negaranya yaitu Prancis saat ingin keluar dari pelabuhan, mereka melaewati terusan Narrows. Ketika di terusan Narrows, Francis Mackey sebagai nahkoda kapal Mount Blanc membunyikan peluit kapal sebanyak 3 kali ketika melihat kapal SS Imo yang berlayar dijalur keluarnya Mount Blanc. Naasnya anggapan supaya Kapal SS Imo berganti jalur keliru dan tetap berada di jalur Mount Blanc. Akhirnya Mount Blanc mencoba untuk memutar kembali haluan kapalnya ke Pelabuhan Halifax. Sayangnya tabrakan tidak bisa dihindarkan lagi, SS Imo menabrak lambung kapal Mount Blanc yang berisi bahan-bahan peledak dan lambung kapal itu robek, awalnya para awak merasa lega karena setelah tabrakan tidak terjadi ledakan, namun perasaan itu sirna ketika SS Imo melepaskan haluanya dari lambung Mount Blanc, ternyata sebanyak 25 barel bensin hancur dan membanjiri dek kapal dan bercampur dengan bahan peledaka asam pikrat, membuat terjadinya kebakaran besar di kapal itu. Usaha yang dilakukan kru kapal untuk memadamkan api tersebut sia-sia. Francis Mackey menuyuruh untuk meninggalkan kapal itu dan berlyara menjauh dengan sekoci. Selanjutnya kapal tanpa awak itu bergerak tak menentu arah dan akhirnya menabrak pelabuhan. Setelah 20 menitan semua bagian kapal terbakar dan meledakkan semua muatan bahan peledak.


Kapal Mount Blanc (dok: idntimes.com)

Menurut Maritime Museum Of The Atlantic ledakan tersebut setara dengan kekuatan bom 3 kiloton. Menerbangkan bagian kapal sejauh 5 mil, menewaskan setidaknya lebih dari 1.600 orang, seluruh bangunan kota hancur, kaca-kaca di bangunan yang jaraknya 95 km pecah semua karena getaran kuat dari ledakan, menurut analisis ilmuwan suhu sumber ledakan mencapai 5.000 derajat celcius  serta daya gelombang kejut sekitar 5.000 kaki per detik, lebih cepat 5 kali dari kecepatan suara di udara.



Itulah bencana kecelakaan dengan korban terbanyak dalam sejarah umat manusia, itulah sebabnya dalam hal apapun kita harus tetap berhati-hati dalam bertindak kalau tidak mau terjadi kecelakaan yang menyebabkan kerugian materiil maupun kerugian nyawa. Kita harus selalu berdoa kepada Allah SWT agar terus dijaga dimanapun kita berada.


Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.  

Dalam blog ini kita sama-sama akan mengulas perbedaan budaya dan interaksi sosial antar satu negara dan negara lain, keberbedaan tersebutlah yang menarik untuk kita semua ketauhi. Dalam arus peradaban yang semakin maju akankah budaya di negara luar sana dan budaya dalam negeri bisa mempertahankan eksistansinya?.

0 comments:

Posting Komentar

Contact Us

Email :

wahyuadjin17@gmail.com