-->

Jumat, 07 Januari 2022

Tradisi Ritual Mistis Yang Masih Ada di Berbagai Negara

Tradisi mistis


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Tradisi Ritual Mistis Yang Masih Ada di Berbagai Negara – Kita telah mengetauhi bahwasanya setiap negara memiliki kebudayaan yang berbeda, hal ini terjadi karena faktor-faktor tertentu misalnya faktor alamnya, kepercayaan atau pola pikir manusia di tempat tersebut. Jika berbicara seputar kebudayaan pastinya setiap negara memiliki tradisi ritualnya sendiri. Entah hal tersebut digunakan untuk mendatangkan keselamatan atau untuk menolak bala juga banyak digunkan dengan tujuan menenangkan arwah. Tradisi seperti ini biasanya sudah dilakukan bebagai suku sejak zaman dahulu hingga dilestarikan sampai sekarang.


Pelestarian tradisi biasanya dilakukan dengan cara menggunakan tradisi tersebut untuk memperingati sebuah acara seperti acara keagamaan atau acara lain. Tradisi seperti ini bisa menggambarkan simbol dari suku tertentu di dunia ini. Kebanyakan ritual-ritual mistis mengundang bulu kudung berdiri karena berhubungan dengan dunia spiritual. Pemimpin dari sebuah suku atau adat biasnya menjadi ketua atau penanggung jawab dari semua kegiatan yang dilakukan. Baiklah sobat sekarang mari kita mulai pembahasan mengenai Tradisi Ritual Mistis Yang Masih Ada berikut pembahasnya.


1.  Ritual Penguburan Langit, Tibet


Pemakaman langit di tibet


Kita sebagai manusia pastinya akan mengalami yang namanya kematian,dimanapun kita berada kematian akan selalu mengikuti. Seperti halnya tradisi ritual penguburan langit di Tibet kebanyakan masyarakat Tibet mempunyai agama buddha dan percaya akan adanya reinkarnasi. Ritual ini dikhususkan kepada seseorang yang telah meninggal dunia. Ritual ini memiliki syara-syaratnya tersendiri, syarat ritual diantaranya, jasad dari seseorang tidak boleh kurang dari 18 tahun, tidak boleh dari kalangan perempuan hamil, serta jasad dari orang yang meninggal oleh penyakit atau kecelakaan. Alasan dari tradisi pemakaman ini adalah selain susahnya geografi permukaan tanah yang keras dan susahnya kayu untuk kremasi, tradisi ini dilakukan karena dahulu pernah ada buddha bernama skyamuni buddha pernah menyelamatkan seekor burung elang menggunakan dagingnya sendiri.


Sebelum tradisi penguburan langit dimulai jasad dari seseorang didiamkan selama 3 – 5 hari di dalam kain putih dipojokan rumah dan para biksu atau Lama mendoakan jenzah ini. Selama waktu tersebut keluarga yang ditinggalkan akan memberhentikan akivitas sehari-hari agar jiwa dari orang tersebut tenang menuju jalan ke surga. Setelah fase mendoakan jenazah selesai, selanjutya jenazah dibawa ke puncak gunung dengan keadaan meringkuk seperti bayi. Sesampainya di puncak gunung jenazah dikeluarkan dari kain putih lalu dilakukan mutilasi. Selanjutnya potongan tubuh tersebut diberikan kepada burung Dakini (burung pemakan bangkai) yang memiliki arti penari langit.


Mereka percaya bahwa burung dakini meupakan reinkarnasi dari malaikat. Pemberian jasad kepada burung Dakini juga diyakini agar arwah lancar menuju surga. Jika jasad tersebut dimakan habis berarti orang yang meninggal ini dosanya telah habis namun jika Dakini tidak memakan jasadnya maka dianggap dosa dari orang yang meninggal masih banyak. Pantangan dari ritual ini adalah tidak diperbolehkan masyarakat luar Tibet mengikuti kegiatan ini serta keluarga dari jenzah tidak boleh ikut serta dan hanya boleh melihat dari kejauhan.


2. Ritual Madhav Narayan, India


Madhav Narayan, India
Madhav Narayan (dok:foto.tempo.co)

Siapa nih sob yang masih jomblo sampai sekarang, semoga ditemukan ama jodonya ya. Ritual Madhav Narayan di India ini dikenal dengan nama ritual mendapatkan jodoh. Ritual ini diselenggarakan dengan cara mandi suci di sungai. Ritual ini sudah dilakukan turun temurun sejak zaman dahulu, peserta dalam ritual Madhav Narayan tidak cuma perempuan tetapi laki-laki pun bisa mengikutinya tentu dengan persyaratan berbeda. Namun bagaimana dengan seseorang yang sudah berkeluarga mengikuti acara ini? Seseorang yang sudah memiliki keluarga tetap diperbolehkan mengikuti ini, bukan karena ingin menambah istri lagi ya sob tapi dimaksudkan agar rumah tangga dari pihak laki-laki atau perempuan bisa semakin terjalin harmonis.


Dalam pelaksanaan ritual, ritual memiliki jangka waktu selama 1 bulan, Wanita hindu menjalankan puasa selama 1 bulan serta berdoa kepada dewi swastani setelah berpuasa, seseorang yang mengikuti Madhav Narayan langsung ke sungai untuk melakukan penyucian diri, bagi kaum perempuan mereka menggunakan kain bewarna merah sedangkan bagi kaum laki-laki menggunkan kain bewarna putih. Warna merah dipercaya memiliki arti sebagai warna suci dalam agama hindu sedangkan warna putih melambangkan kbersamaan, kesucian serta perdamaian. Waktu seperti inilah yang dicari  kaum jomblo di India agar dapet jodoh ya sob hehe.


3.  Tradisi Malam 1 Suro, Indonesia


Tradisi Malam 1 Suro
Tradisi malam 1 suro (dok: indonesiakaya.com)

Sebagai warga Indonesia pastinya kita pernah mendengar tentang malam 1 suro atau malam 1 muharram dalam kalender hijriah. Pada malam tersebut banyak masyarakat melakukan ritual atau tradisinya masing-masing terutama suku Jawa pada mala mini masyarakat suku jawa menganggap malam yang sakral dipenuhi dengan aura-aura mistis dan ghaib. Kebanyakan orang menganggap malam 1 suro merupakan malam kemunculan banyak jin dan setan atau dikenal sebagai hari raya-nya makhluk ghaib. Menurut mitosnya pada malam ini banyak turun kesialan atau bala, Sebagian orang melakukan banyak ritual seperti semedi atau ritual pesugihan. Namun sebenarnya malam 1 suro ini merupakan malam yang suci bagi suku Jawa.


Jika waktu suro bertepatan pada hari jumat legi, nenek moyang suku jawa menganjurkan untuk memperbanyak ibadah dan berserah diri kepada Allah SWT. Saat malam 1 suro sebenarnya terdapat banyak tradisi di dalamnya salah satu tradisinya yaitu yang diselenggarakan oleh Keraton Kasultanan Surakarta bernama Kirab Kebo Bule, katanya barang siapa yang menyentuh salah satu kerbau tersebut bisa mendapatkan keberkahan di hidupnya. Selain tradisi besar terdapat juga tradisi untuk diri sendiri atau personal antara lain tapa bisu yaitu tidak berbicara sampai bergantinya hari, yang kedua adalah tapa kungkum yaitu berendam di pertemuan 2 aliran sungai serta ngumbah keris yaitu membersihkan keris konon katanya dengan membersihkan keris maka kekuatan dari keris tersebut akan meningkat.


4. Tradisi Famadihana, Madagaskar


Tradisi Famadihana
Tradisi Famadihana (dok:id.wikipedia.org)

Tradisi Famadihana adalah sebuah tradisi menari bersama jasad para lelulur. Bagaimana perasaan sobat jika terdapat salah satu anggpta keluarga terdekat meninggal tentunya hal ini membuat kita sedih ya sob, kita cuma bisa mendoakan mereka dari dunia. Tapi di daerah Madagaskar, Afrika Timur terdapat tradisi unik dan mistis yaitu tradisi famadihana, diselenggarakan setiap 5,7, atau 9 tahun sekali. Mereka menganggap dengan melakukan tradisi tersebut akan mendatangkan hal baik kepada keluarganya. Proses tradisi Famadihana dimulai dengan menggali kuburan leluhur atau keluarga dekat mereka selanjutnya jasad diangkat kemudian dilakukan penggantian kain kafan baru.


Setelah melakukan hal tersebut mereka mengarak jasad tersebut sambal menari dan diiringi musik di sekitar makamnya. Namun penggantian kain hanya dilakukan oleh anggota keluarga yang bersangkutan, jika diantara mereka terdapat wanita yang kesulitan hamil, Wanita tersebut akan mengambil potongan dari kain lama untuk ditaruh dibawah bantal, konon katanya hal tersebut bisa mempermudah mendapatkan keturunan. Bagi suku merina mereka yang telah meniggal tidak bisa berpindah alam sebelum jasadnya benar-benar membusuk.


5. Tradisi Ritual Kematian Ifugao, Filiphina


Tradisi Ifugao
Tradisi Ifugao (dok: kumparan.com)

Tradisi dari masyarakat Igugao, Filiphina bisa dikatakan dengan tradisi ritual ekstrem. Mengapa begitu, karena bagi setiap warga yang meninggal dunia, masyarakat Ifugao akan mengenakan pakaian jubah kepada si jasad, kemudian jasad tersebut didudukan dan diikat di kursi kematian, kursi kematian ini diletakkan didepan rumah orang yang baru meninggal, bagi seseorang yang meninggalkan secara wajar maka jasadnya hanya ditaruh di kursi kematian sekitar 8-13 hari secara berturut-turut. 


Namun berbeda dengan jasad orang meninggal dengan tak wajar, misalnya dibunuh, kecelakaan, dsb. Jasad ini akan ditaruh di kursi kematian sampai membusuk, hal ini dilakukan agar roh dapat membalas dendam secara bebas kepada seseorang yang membuatnya meninggal dunia.



Itulah sob pembahasan dari Tradisi Ritual Mistis Yang Masih Ada di Berbagai Negara. Kultur budaya yang berbeda tentunya membuat semakin banyak adat istiadat di setiap penjuru dunia. Bagi masyarakat tersebut, tradisi yang sudah mereka lakukan secara turun temurun memiliki simbol dan arti sendiri.


Sekian, terimakasih


Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Dalam blog ini kita sama-sama akan mengulas perbedaan budaya dan interaksi sosial antar satu negara dan negara lain, keberbedaan tersebutlah yang menarik untuk kita semua ketauhi. Dalam arus peradaban yang semakin maju akankah budaya di negara luar sana dan budaya dalam negeri bisa mempertahankan eksistansinya?.

0 comments:

Posting Komentar

Contact Us

Email :

wahyuadjin17@gmail.com